Azwar Siri : Sebaiknya BTM tidak membebani pemda dan orangtua.
Padang (Utama post)- Kekecewaan sedikit terlihat dari raut wajah Ketua Komisi IV DPRD Pdang Azwar Siri atas sikp pemerintah dalam pelaksanaan BTM (belajar tatsp Muka ) yang akan dijalankan Januari 2021. Pihaknya jug mengakui memang banyak dampak dari Pendidikan jarak jauh (PJJ) yang dilaksanakan lebih dari 9 bulan ini.
"Berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat dan di beberapa negara lain terdapat beberapa kecenderungan, misalnya semakin lama Belajar Tatap Muka (BTM)tidak terjadi, semakin besar dampak yang terjadi kepada anak. Misalnya ancaman putus sekolah, risiko putus sekolah karena anak terpaksa bekerja untuk membantu keuangan keluarga," kata Azwar Siri, Selasa (1/12) di DPRD Padang.
Kemudian, Azwar Siri juga menilai bahwa tumbuh kembang anak, baik secara kognitif maupun perkembangan karakternya juga akan semakin terkendala jikaBTM tidak segera dilaksanakan.
Selain itu, tekanan psikososial dan aksi kekerasan terhadap anak juga banyak terjadi dan tidak terdeteksi oleh guru selama PJJ dilaksanakan.
"Memperhatikan dampak tersebut pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PJJ di satuan pendidikan dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai dasar untuk menyesuaikan SKB 4 menteri di masa pandemi," kata politisi Senior Demokrat padang ini
Untuk itu, ia kembali menegaskan kepada semua pihak bahwa rencanBTM di Semester Genap Tahun Ajaran 2020-2021 akan dilaksanakan dengan persyaratan-persyaratan yang sangat ketat sehingga memungkinkan peserta didik untuk dapat melanjutkan belajar secara tatap muka, tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat.
Sementara Menduikbut menyebutkan beberapa prasyarat ketat itu, antara lain adalah bahwa penentuan pemberian izin BTM tidak lagi didasarkan pada peta zonasi risiko dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, tetapi oleh pemerintah daerah (pemda), kantor wilayah (kanwil) atau Kementerian Agama (Kemenag), dan tetap dilanjutkan dengan izin berjenjang dari satuan pendidikan dan orang tua.
"Saya kurang setuju dengan pem,bebanan kepada Pemda dan sekolah serta orang tua untuk proses BTM ini. Beban Pemda sudah cukup banyak.Begitu pula dengan orang tua murid. Seharusnya semua saran dan prasarana protokol kesehatan disipakan pemerintah pusat atau ada solusi lain,tetapi jangan membebani pemda setempat dan orang tua murid,kata Azwar Siri lagi (Lailatul Aidil)


Comments 0
EmoticonEmoticon