Kebijakan Baru PBM Tatap Muka Kota Payakumbuh
Payakumbuh (UtamaPost) --- Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan keluarkan kebijakan baru dengan menerbitkan surat pemberitahuan Nomor 421.2/55/Dikdas/PYK/2021 tanggal 22 Januari 2021. Bagi sekolah yang tenaga pendidik dan kependidikannya terkena covid 19, sekolahnya diliburkan 6 hari, setelah dilakulan penyemprotan disinfektan baru seolah itu dibuka kembali belajar tatap muka.
Jumlah siswa yang hadir disekolah tidak boleh lebih dari 50 % (lima puluh porsen) dari
total jumlah siswa. Untuk jam tatap muka, dibatasi sampai pukul 12.30 WIB.
Sekolah diminta mengaturkan kembali jadwal/Roster untuk menyesuaikan waktu pembelajaran.
Hal itu dijelaskan Azwardi sekretaris Dinas Pendidikan kota Payakumbuh kepada wartawan kemarin.
Ditambahkan, hal ini tindak lanjut hasil rapat Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh Rabu (20/1) lalu, setelah sebelumnya melakukan evaluasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di satuan pendidikan PAUD, TK, SLTP, SLB, dan SLTA yang telah berlangsung kurang lebih 2 pekan.
Azwardi meminta pihak sekolah memastikan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan pada seluruh satuan pendidikan sudah mengikuti Rapid Tes antibodi/Rapid Tes Anti Gent/Swab PCR, karena bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang belum mengikuti Rapid Tes Antibodi tidak diperbolehkan datang kesekolah dan dianggap tidak melaksanakan tugas atau absen.
"Bahkan, demi kelancaran proses siswa belajar selama sekolahnya libur, pendidik dan tenaga kependidikan yang masih positif hasil swabnya belum diperbolehkan datang kesekolah dan tetap melaksanakan pembelajaran secara
Daring/Luring," papar Azwardi.
Kepala sekolah juga diminta agar memantau siswa datang dan pulang dengan memberdayakan Tim Gugus Tugas Covid-19 Satuan Pendidikan, dimana tugas Tim Gugus Tugas Covid-19 Satuan Pendidikan adalah mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan pendidik dan tenaga kependidikan dan siswa selama berada di sekolah.
"Jika ada yang melanggar, maka laporkan ke kepala sekolah dan diteruskan ke dinas pendidikan," tutupnya. (mas)


Comments 0
EmoticonEmoticon