-->

Senin, 28 Desember 2020





 Limapuluh Kota (UP) -- Nagari Taram dengan Prestasi Nasional yang mengangkat nama baik Limapuluh Kota diajang nasional  ternyata memiliki infrastruktur bertolak belakang dengan prestasi yang dicapai Nagari tersebut,

Sepanjang jalan yang di lewati Nagari Taram, kebanyakan  jalan utama nagari ini kondisinya  rusak dan berlobang, kesannya jalan tersebut belum pernah diperbaiki pemerintah meski nagari ini  berprestasi nasional.

Defrianto Ifkar, selaku Wali Nagari Taram yang dimintai keterangannya kemaren menyampaikan, “Masalah Hal ini, kami dari pihak Nagari telah mengusulkan beberapa kali pada pemerintahan daerah Kabupaten Limapuluh Kota, baik dalam Musrembang, RPJM Nagari sampai ke DURKP Kecamatan, kalau tidak salah, usulan ini termasuk usulan rengking 1 (satu) di DURKP musrembang kecamatan,ujarnya menjelaskan.

“Disayangkan Wali Nagari ini, mengingat jalan utama dari dan ke Nagari Taram itu  merupakan jalan ekonomi untuk menunjang  perekonomian masyarakat, ternyata kondisinya memerlukan perbaikan agar roda perekonomian berjalan lancar.  

“Semua jalan Kabupaten ini menghubungkan sarana pendidikan, kuliner, ojek wisata dan  Surau Tuo tempat masyarakat luar daerah ziarah ke makam Syeh Ibtahim Mufti yang terdapat di Surau Tuo Taram. 

Sementara itu Bribka Zuyu Gianto selaku bhabin Kamtibmas Nagari Taram mrngaku sudah tiga tahun bertugas di Nagari Taram, melihat pembangunan jalan kabupaten di Taram jauh dari layak, dan tidak sesuai dengan prestasi yang diraih Nagari Taram sebagai Nagari berprestasi nasional.

Nagari Taram merupakan Nagari tujuan, seperti pariwisata, kuliner, keagamaan pertanian dan perternakan dan merupakan Nagari yang ideal, tetapi tidak ditunjang dangan infrastruktur yang memadai, tukuknya (mas). 

Comments 0

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *