8 Tahun Alami Kelumpuhan , Mendri (25 ) Warga Sialang Butuh Bantuan Dermawan
Limapuluh Kota,(UP)- Mendri Petrananda(25) warga nagari Sialang Kecamatan Kapur IX -Limapuluh Kota yang sehari hari bekerja pengambil pasir sungai, sejak 2012 mengalami kelumpuhan akibat tersengat listrik tegangan tinggi delapan tahun lalu minta perhatian para dermawan.
Kejadian berawal ketika Petrananda membersihkan dahan pohon rambutan, ketika memotong, salah satu dahan menimpa kabel listrik PLN bertegangan tinggi. Tak pelak Petrananda terjatuh dari atas pohon tersebut dan tubuhnya terhempas di akar pohon rambutan yang berakibat bahu kiri patah dan tiga tulang punghungnya retak.
Sejak kejadian tersebut, Petrananda lumpuh dari pinggang sampai kaki mati rasa. Sehingga seluruh aktivitasnya dilakukan ditempat berbaring.
Berbagai usaha sudah dilakukan keluarga untuk kesembuhan Petrananda. Berobat ke RSUD Achmad Muchtar, dokter syaraf sampai penyedotan darah di lambung. Tidak sedikit biaya dikeluarkan keluarga untuk pengobatan Petrananda. Bahkan tanah keluargapun harus berpindah tangan demi membiayai pengobatan anak pertama dari 3 bersaudara dari pasangan Milyonti dan Elpirenti ini.
Apa hendak dikata, untuk kehidupan sehari hari hanya bisa mengandalkan penghasilan dari mengampo gambir di ladang orang, jelas orang tuanya beberapa hari lalu.
Saat ini kita hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ananda Petrananda, usaha medis saat ini hanya kontrol dari puskesmas setempat dengan pelayanan Kartu JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), cerita Milyonti didampingi Rais salah seorang tokoh pemuda setempat kepada awak media ini.
Untuk melanjutkan pengobatan Petrananda tentu butuh biaya besar, dan hanya menumpangkan harapan kepada para dermawan yang bersedia membantu pengobatan Petrananda ini, imbuh Rais.
Kalau dari keluarga saat ini sudah tidak bisa lagi dipaksakan mengeluarkan biaya, untuk memenuhi kebutuhan dapur saja sudah sulit, ujar Rais yang dibenarkan Milyonti waktu itu. Bagaimanapun kita sebagai orang tua tentu berharap sangat anak kita bisa pulih kembali seperti semula, tutup Milyonti.(mas).
BalasTeruskan |

Comments 0
EmoticonEmoticon