7 Karyawan Bank Syariah Mandiri Payakumbuh Positif Covid 19
Payakumbuh (UP) --- Tujuh orang karyawan Bank Syariah Mandiri (BSM) Kota Payakumbuh positif Covid-19, hal itu diketahui setelah dilakukan tes swab di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Payakumbuh Balaikota Lama Bukik Sibaluik, kemarin.
Tujuh karyawan Bank Syariah Mandiri terpapar tersebut meliputi AY (21) wanita, warga Ibuah Payakumbuh Barat. Sementara AL (23) wanita, warga Andaleh Limapuluh Kota, MGI (31 tahun) lelaki, warga Limbanang Limapuluh Kota, WS (29 tahun) wanita, warga Jopang Manganti Limapuluh Kota, IW (31 tahun) lelaki, warga Simalanggang Kabupaten LImapuluh Kota, RR (33 tahun) lelaki, warga Sungayang Tanah Datar, dan EF (34 tahun) lelaki, warga Garegeh Kota Bukittinggi.
Kekhawatiran Wali Kota Riza Falepi dengan gelombang kedua (secondwave) pandemi ini terbukti dengan bertambah banyaknya kasus positif yang ditemukan di Payakumbuh, tidak hanya kalangan guru dan pejabat saja yang sudah terpapar bahkan virus corona merambah ke dunia perbankan.
Langkah cepat segera diambil Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh Yufnani Away dan Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor BSM tersebut, aktifitas disana diliburkan karena karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19.
Tampak petugas berbaju orange dengan APD lengkap menyemprotkan cairan disinfektan di seluruh sudut ruangan agar virus berbahaya itu tidak menyebar kemana-mana. Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh pun segera memerintahkan petugas kesehatan untuk langsung terjun ke lapangan melakukan traking pada kasus yang ditemukan ini.
Sebagai juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal kepada media di Balaikota menjelaskan dari 7 karyawan BSM yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, 6 diantaranya adalah warga yang berKTP di luar kota Payakumbuh, hanya 1 orang yang berKTP Payakumbuh.
Bakhrizal menuturkan ada kemungkinan 7 karyawan BSM ini tertular Virus Corona dari salahsatu pegawai yang suaminya terkonfirmasi Positif di Limapuluh Kota, meskipun pegawai tersebut hasil swabnya negatif Covid-19. Kemungkinan lainnya adalah didapat dari nasabah yang datang dari luar daerah Kota Payakumbuh seperti Kota Padang atau supervisornya.
“Meskipun begitu mereka bekerja di Payakumbuh, kita tentu melakukan traking di Payakumbuh bahkan tak hanya keluarga, sampai ke nasabahnya sekaligus, ditambah dengan melakukan koordinasi bersama Tim Gugus Tugas di daerah tetangga,” kata Kadis yang akrab disapa Dokter Bek itu. (mas).


Comments 0
EmoticonEmoticon