Kakankemenag Padang Drs. Marjanis Pujikan Lokakarya MTs Alfurqan Pimpinan Dra. Armiati. MM
Padang (UP)-- Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Furqan harus punya program unggulan seperti dibidang Seni, Hafiz, untuk membuktikan bahwa murid Mts Al Furqan yang dipimpin Dra. Armiati MM punya Talenta-talenta spesifik yang mumpuni.
" Luar Biasa....., Kita bangga dan pujikan lokakarya yang dilakukan MTS Al Furqan, ini bukti MTS Alfurqan punya visi dan misi yang jauh kedepan untuk kompetensi Guru dan peningkatan murid lulusan MTs Alfurqan,"Kata Drs.H.Marjanis Mpd KaKanKemenag Padang dalam sambutan dan arahannya pada acara tersebut.
Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kemampuan guru dalam masa pembelajaran jarak jauh (PJJ), Pondok Pesantren (Ponpes) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Furqan melaksanakan kegiatan lokakarya, Senin (10/8).
Kegiatan lokakarya ini mengusung tema "Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Berinovasi Melalui Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi". Lokakarya yang berlangsung dua hari itu diikuti oleh puluhan guru dari MTs Al Furqan.
Kepala MTs Al Furqan, Dra. Armiati. MM kepada Media Online Utamapost mengatakan, kegiatan lokakarya merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan oleh MTs Al Furqan.
![]() |
| Dra.Armiati MM Pimpinan MTs Al furqan |
Dijelaskan Armiati, tujuan dilaksanakannya kegiatan lokakarya adalah untuk meningkatkan kompetensi guru-guru yang mengajar di MTs Al Furqan dalam proses PJJ di masa pandemi Covid-19 ini.
"Seperti yang diketahui bahwasanya saat ini proses belajar dan mengajar (PBM) beralih secara online akibat pandemi virus Covid-19. Untuk itu pada lokakarya ini kami meningkatkan kualitas guru yang ada di MTs Al Furqan," jelasnya.
Armiati mengungkapkan, pada kegiatan lokakarya yang berlangsung dari hari Senin sampai Selasa (11/8), materi yang diberikan kepada peserta difokuskan pada penggunaan teknologi dalam menunjang PBM secara online.
"Pemateri lokakarya menjelaskan bagaimana memanfaatkan teknologi dalam proses PBM secara online. Ada beberapa guru yang sepenuhnya belum memahami dan memaksimalkan penggunaan teknologi seperti handphone dan laptop," tukasnya.
Kemudian, materi yang disampaikan juga menuntut para guru untuk bisa kreatif dan menciptakan inovasi dalam memberikan pelajaran kepada siswa melalui PBM online.
Armiati mengaku, selama PBM secara online, guru-guru hanya memberikan tugas melalui media sosial WhatsApp (WA) dan penyampaian materi melalui rekaman video.
"Jadi nanti disampaikan materi bagaimana agar para guru bisa berinovasi dan kreatif dalam PBM online agar siswa tidak bosan dalam mengikuti PBM online tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut mantan anggota DPRD Provinsi Sumbar periode 2014-2019 itu menyampaikan, saat ini MTs Al Furqan tengah berupaya untuk meningkatkan kualitas sekolah dan lulusan agar menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.
"Saya sengaja terjun ke dunia pendidikan setelah sebelumnya menjadi politisi. Pastinya dunia pendidikan, masih baru bagi saya, namun ini menjadi tantangan bagi saya dalam memimpin MTs Al Furqan," ungkap mantan Ketua Fraksi Hanura itu.
Terpisah, salah satu pemateri yang juga Pengawas dari Kementrian Agama (Kemenag) Padang, Ilda Peliana mengungkapkan, dalam lokakarya di MTs Al Furqan, para peserta akan dilatih bagaimana mengaplikasikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis Informasi dan Teknologi (IT).
Ia menambahkan, diharapkan dari lokakarya tersebut, guru-guru di MTs Al Furqan bisa memiliki kompetensi dan kualitas sehingga proses PBM secara online bisa memberikan manfaat kepada siswa-siswi MTs Al Furqan. (jelita)



Comments 0
EmoticonEmoticon