Seminar Nasional Untuk Usulkan Chatib Sulaeman Dapat Gelar Pahlawan Nasional
![]() |
| Seminar Nasional Untuk Usulkan Chatib Sulaeman Dapat Gelar Pahlawan Nasional |
Padang Panjaang (UP)- Chatib Sulaeman adalah tokoh pejuang kemerdekaan Sumatera Barat. Laki laki kelahiran Batipuh Tanah Datar tahun 1906 itu menjadi tokoh pejuang dan berperan besar dalam persiapan penyusunan Pemerintahan Daerah Sumatera Barat. Dia membentuk Gyugun, cikal bakal BKR dan TKR kemudian diawal kemerdekaan bersama Ismail Lengah, Chatib Sulaiman ikut membentuk Balai Penerangan Pemuda Indonesia (BPPI) sebagai wadah perjuangan paling awal era Indonesia di Sumatera Barat.
Peran Chatib Sulaiman berlanjut menjadi ketua Majelis Permusyawaratan Daerah (MPRD) Keresidenan Sumatera Barat ketika Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dipimpin oleh Syafruddin Prawira Negara menyusul Agresi ke dua Belanda tahun 1948. Di PDRI Chatib Sulaeman menjadi Kepala Markas Perjuangan Rakyat. Januari 1949, dia mengkoordinir pimpinan sipil dan militer daerah ini untuk menyusun strategi perjuangan dan menggelorakan kembali semangat perjuangan dalam suatu rapat rahasia di Situjuh Batur 50 Kota. Malang, Belanda mengetahui kegiatan itu dan melakukan pengepungan dimalam hari tanggal 15 Januari 1949, peserta rapat dihujani tembakan, Chatib Sulaeman dan beberapa pimpinan sipil dan militer daerah ini gugur di Lurah Kincir Situjuh Batur itu.
Nama Chatib Sulaiman tak gampang dilupakan, dibeberapa kota di Sumbar namannya diabadikan menjadi nama jalan.
Dia layak menjadi Pahlawan Nasio al, karena itu pemerintah kota Padang Panjang hari ini menggelar Seminar Nasional dan Diskusi Aktualisasi Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Chatib Sulaiman di Hotel Silaing Atas Padang Panjang.
Hadir sebagai pembicara Prof Dr.Gusti Asnan dari Unand Padang, Dr. Maulana Iskandar dari UI Jakarta, Afni SH Msi ,Kasubdit Penghargaan dan Tunjangan Kesejahteraan Keluarga Pahlawan dan Kemensos RI dan Dr Siti Fatimah sejarawan UNP Padang.
Acara dibuka oleh wakil wali kota Padang Panjang Asrul yang mengatakan bahwa pemerintah kota Padang menfasilitasi usulan masyarakat dan keluarga agar Chatib Sulaeman menjadi Pahlawan Nasional.
Afni dari Kemensos RI menjelaska tata cara pengusulan gelar pahlawan ini yakni harus difasilitasi oleh pemerintah daerah, yakni Dinas Sosial kabupaten kota diteruskan oleh Dinas Sosial Propinsi. " Kami di Jakarta menunggu usulan itu, jika memenuhi syarat dapat diteruskan kepada Presiden untuk persetujuan" katanya.
Sementara itu pakar sejarah Gusti Asnan dalam paparannya mengungkapkan posisi Chatib Sulaiman dalam sejarah revolusi kemerdekaan Indonesia. " Fakta fakta menunjukkan bahwa perjuangan Chatib Sulaeman berdampak nasional, karena itu dia berhak menyandang gelar Pahlawan Nasional" ujarnya. (H.MK)

