-->

Jumat, 27 Desember 2019

Wali Nagari Rabijonggor, Saherman, S.H
Pemerintah Nagari Rabijonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat sangat serius melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa yang telah diamanatkan dalam Permendesa Nomor 19 Tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018 yang terdapat dalam Pasal 7 dan Pasal 8.

Dimana Pemberdayaan Masyarakat ini bertujuan mengatasi perubahan pola masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian lewat empat aspek yaitu, perlindungan sosial, peningkatan kapasitas, peningkatan aksesibilitas dan pemanfaatan potensi lokal. Pasalnya, kebijakan pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan selama ini tidak terbatas tataran program adopsi dan kegiatan semata, tetapi mengadaptasi konsep utama bagi masyarakat.

Tampak Bupati Pasbar H.Yulianto saat menyerahkan Piala kepada Pemenang Turnamen Bola Volly Wali Nagari CUP
Wali Nagari Rabijonggor, Saherman, S.H kepada media utamapost.com mengatakan pihaknya melaksanakan beberapa kegiatan pemberdayaan masyarakat berdasarkan dengan aturan yang berlaku.

"Dibidang perlindungan sosial dan ekonomi, kebijakan pemberdayaan masyarakat harus diarahkan untuk menanggulangi masalah bencana alam, masalah keuangan sosial dan bantuan untuk masyarakat miskin, termasuk di dalamnya fasilitas pembangunan BUMNag dan pengembangan kawasan nagari," jelasnya saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (26/12) pagi.

Sementara dibidang peningkatan kapasitas, kebijakan pemberdayaan masyarakat harus menjawab masalah sumber daya aparatur pemerintahan nagari dan BPN, masalah kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan infrastruktur pendukung. Untuk bidang meningkatkan aksesibilitas, harus diarahkan untuk menyediakan akses terhadap sumber daya, akses terhadap teknologi dan akses terhadap pembiayaan.

Selanjutnya, dibidang pemanfaatan potensi lokal, pemberdayaan masyarakat harus menyediakan perangkat tambahan teknologi tepat guna sesuai potensi lokal, penyediaan pasar bagi terciptanya kegiatan ekonomi masyarakat, serta penyediaan kelompok pengelola prasarana.

“Untuk melaksanakan semua kebijakan pemberdayaan masyarakat ini, faktor utama yang harus dilaksanakan adalah melakukan kebutuhan masyarakat melalui pengkajian dan pengembangan dengan tetap menjunjung tinggi kebutuhan operasional sesuai konsep pembangunan daerah,” terang Saherman, S.H.

Wali Nagari Rabijonggor Saherman, S.H melakukan servis pertama pada saat pembukaan Turnamen Bola Volly Wali Nagari CUP
Lebih lanjut ia menjelaskan, Nagari Rabijonggor pada tahun 2019 ini menganggarkan untuk Pemberdayaan Masyarakat dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp.1.178.677.500,-.
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan oleh Nagari Rabijonggor diantaranya adalah Pelatihan Desain RAB Bangunan dengan 16 orang peserta, pelatihan Satpam 2 periode untuk 32 orang, Turnamen Bola Volly Wali Nagari CUP, pembinaan Kader Posyandu, pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM), dan Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG).

"Pihak BLK sangat berterima kasih kepada kita dari Nagari Rabijonggor, sebab peserta yang kita kirim semuanya lulus sertifikasi pelatihan dan ini jarang ditemukan dari Nagari-nagari lain yang juga telah mengirimkan pesertanya masing-masing," ungkap Wali Nagari Rabijonggor ini.

Tampak para peserta Kader Pembangunan Manusia serius mendengarkan arahan dari Wali Nagari Rabijonggor
Menurutnya, banyak nagari yang mengirimkan peserta namun tidak semua pesertanya berhasil mendapatkan sertifikasi pelatihan dikarenakan memang karena peserta yang dikirim kemungkinan hanya ikut-ikutan dan tidak mengikuti pelatihan secara serius.

"Dari 32 orang peserta Diklat Satpam yang kita kirim pada tahun 2018 dan 2019 ini, 90 persen diantaranya sudah mendapat pekerjaan. Kemudian baru-baru ini juga terpilih 4 orang anak nagari Rabijonggor sebagai atlit PORDA untuk Porprov 2020 mendatang Cabor Bola Volly," katanya.

Turnamen Bola Volly Wali Nagari CUP yang dibuka oleh Wali Nagari Rabijonggor Saherman, S.H dan ditutup secara resmi oleh Bupati Pasbar H.Yulianto, S.H.,M.M berjalan mulus dan berhasil membawa nama Kabupaten Tuah Basamo sebagai wakil untuk berlaga di Provinsi pada ajang Porprov dan alhamdulillah sampai ke partai final dengan meraih Juara II se-Sumatera Barat.

Wali Nagari Rabijonggor, Saherman, S.H mengakui keseriusan dan kepeduliannya terhadap generasi muda untuk memiliki keahlian agar berdaya saing dalam rangka mengisi kelengkapan nagari persiapan yang sebentar lagi akan definitif.

"Harapan kita tentunya nanti agar Nagari- nagari yang tengah dipersiapan untuk menjaai nagari yang defintif pada februari mendatang memakai personil Nagari yang telah memiliki sertifikasi untuk diperkerjakan demi lancarnya fungsi kerja di Nagari tersebut," pintanya.

Para Peserta Pelatihan  Desain RAB Berfoto Bersama dengan Wali Nagari Rabijonggor, Saherman, S.H dan Istruktur BLK
Terakhir, Wali Nagari Saherman, S.H juga mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung terhadap program kesehatan dan merupakan salah satu program yang prioritas. Pihaknya turut menganggarkan anggaran untuk insentif bidan Jorong yang ada di kenagarian Rabijonggor.

Para Peserta Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) Berfoto Bersama Instruktur
"Selain Bidan Jorong, juga dianggarkan untuk Kader posyandu dimana memperhatikan gizi para keluarga guna mencegah stunting bagi anak-anak. Kemudian juga penyediaan alat-alat kesehatan sebagai sarana pendukung," pungkasnya.

Tampak Wali Nagari Suherman, S.H Memberikan Arahan Kepada Para Pemaian Saat Pembukaan Turnamen Bola Volly Wali Nagari CUP
Saherman, S.H melalui kesempatan ini juga menyampaikan perihal perkembangan anggaran untuk kegiatan pembangunan fisik, dimana untuk tahap 3 sudah berjalan 90 persen. 

Foto Bersama Para Peserta Pelatihan Security di PT. Wirautama Jaya Perkasa (WJP) Padang
"Itu berarti untuk tahun 2019, seluruh pembangunan yang ada tinggal 10 persen lagi penyelesaiannya. Tentu ini atas kerjasama seluruh pihak secara bersama-sama dengan Pemerintah menyukseskan setiap program yang telah direncanakan," tutupnya. (RN)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *