Kasatpol PP Padang Al Amin : Trotoar Bukan untuk Pedagang Berjualan !
Padang (UP)- Sikap konsisten dalam menjalankan tugas yakni menegakkan Perda yang telah di dikeluarkan Pemda dan DPRD Padang betul-betul diwujudkan Satpol PP Padang. Terutama dalam penertiban pelajar-pelajar yang ad di Warnet-warnet (warung internet) yang beroperasi di jam-jam sekolah.Begitu pula dengan para pedagang yang berjualan di atas trotoar.
“Kita bukan tidak menyadari kesulitan para pedagang yang mencari nafkah untuk anak dan istrinya, kita sadari mereka berjualan untuk mencari nafkah keluarganya,tapi sebagai aparat penegak hukum di Pemko Padang ,kita juga harus menegakkan aturan demi kepentingan dan kenyamanan bersama.Sekali lagi ini bukan karena mentang-mentang kami satpol lalu main razia begitu saja. Tapi ini demi kepentingan bersama,karena di trotoar itu tempat untuk pejalan kaki dan kaum disabilitas,”kata Kasatpol PP Padang Al Amin lewat Hpnya ketika dihubungi Rabu (9/10).
“ Jadi jangan dianggap kami tidak manusiawi,masa mengusir orang yang sedang mencari nafkah. Sekali lagi itu bukan karena kami sok-sok jagoan atau sok berkuasa. Tetapi kami juga bertindak atas aturan yang berlaku dan ini juga karena banyaknya keluhan yang masuk ke Pemko Padang karena masyarakat datau warga kota ada yang tidak bisa lewat di trotoar tersebut karen orang berjualan dan makan di atas trotoar.”Tolong kita renungkan semua, diatas kepentingan dan kebutuhan kita , kita juga harus hargai kepentingan dan kebutuhan orang lain,jelas Al Amin lagi.
Dalam tiga hari belakangan, satpol PP Padang menertibkan para pedagang di sekitar SD Kartika jl Imam bonjol dari pedagang yang berjualan di trotoar sekitar sekolah tersebut. Jalan disamping SD Kartika menjadi macet saat pagi hari sekitar jam 8.00-10.00 karena banyaknya orang membeli sarapan yang ada di samping sekolah tersebut.Namun setelah penertiban, terlhat kondisi baik dan lancar serta terlihat rapi kembali. (dil)


Comments 0
EmoticonEmoticon